Tag: kejatahan genosida

Pengertian Dari Genosida

No Comments
Pengertian Dari Genosida

Pengertian Dari Genosida, penghancuran yang disengaja dan www.sbobet88.digital/ sistematis terhadap sekelompok orang karena etnis, kebangsaan, agama, atau ras mereka. Istilah yang berasal dari bahasa Yunani genos (“ras,” “suku,” atau “bangsa”) dan bahasa Latin cide (“pembunuhan”), diciptakan oleh Raphael Lemkin, seorang ahli hukum kelahiran Polandia yang menjabat sebagai penasihat Departemen Perang AS selama Perang Dunia II.

Meskipun istilah itu sendiri berasal baru-baru ini, genosida bisa dibilang telah dipraktikkan sepanjang sejarah (meskipun beberapa pengamat membatasi kemunculannya pada beberapa kasus). Menurut Thucydides, misalnya, orang-orang Melos dibantai setelah menolak menyerah kepada Athena selama Perang Peloponnesia. Memang, di zaman kuno itu adalah umum bagi pemenang perang untuk membantai semua orang dari populasi yang ditaklukkan.

Pembantaian Cathari selama Perang Salib Albigensian pada abad ke-13 kadang-kadang disebut sebagai kasus genosida modern pertama, meskipun para sarjana abad pertengahan umumnya menolak karakterisasi ini. Peristiwa abad kedua puluh sering disebut sebagai genosida termasuk pembantaian Armenia 1915 oleh Kekaisaran Ottoman yang dipimpin Turki, pemusnahan hampir lengkap orang-orang Yahudi Eropa, Roma (Gipsi), dan kelompok-kelompok lain oleh Nazi Jerman selama Perang Dunia II, dan pembunuhan Tutsi oleh Hutu di Rwanda pada 1990-an.

Mendefinisikan Genosida: Piagam Nürnberg dan Konvensi Genosida

Pengertian Dari Genosida

Dalam hukum internasional kontemporer kejahatan genosida adalah bagian dari kategori yang lebih luas dari “kejahatan terhadap kemanusiaan,” yang didefinisikan oleh Piagam Pengadilan Militer Internasional (Piagam Nurnberg). Piagam tersebut memberikan yurisdiksi pengadilan untuk mendakwa dan mengadili para pemimpin rezim Nazi atas tindakan tidak manusiawi yang dilakukan terhadap warga sipil, serta untuk tindakan penganiayaan atas dasar politik, ras, atau agama; dalam melakukannya, hal itu juga berkontribusi pada kriminalisasi internasional atas bentuk-bentuk perilaku kasar lainnya.

Momentum yang diciptakan oleh pengadilan Nürnberg dan pengungkapan berikutnya dari kekejaman Nazi menyebabkan dikeluarkannya Resolusi 96-I Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) (Desember 1946), yang membuat kejahatan genosida dapat dihukum berdasarkan hukum internasional, dan Resolusi 260-III (Desember 1948), yang menyetujui teks Konvensi tentang Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan Genosida, perjanjian hak asasi manusia PBB yang pertama.

Konvensi tersebut, yang mulai berlaku pada tahun 1951, telah diratifikasi oleh lebih dari 130 negara. Meskipun Amerika Serikat memainkan peran utama dalam merancang konvensi dan merupakan penandatangan asli, Senat AS tidak meratifikasinya sampai tahun 1988.

Mengetahui Sejarah Genosida Holocaust Yang Kejam

No Comments

Holocaust, yang dalam Bahasa Indonesia artinya Bencana adalah penghilangan nyawa sistematis yang disponsori negara terhadap enam juta laki-laki , wanita, dan anak-anak Yahudi dan jutaan lainnya oleh Nazi Jerman dan kolaboratornya selama Perang global II.

Jerman menyebut ini “solusi akhir buat Slot Online pertanyaan Yahudi.” Orang-orang Yahudi yg berbahasa Yiddish serta orang-orang yang selamat pada tahun-tahun segera selesainya pembebasan mereka menyebut pembunuhan orang-orang Yahudi menjadi urban.

Kata yg digunakan buat mendeskripsikan penghancuran Kuil Pertama pada Yerusalem sang orang Babilonia di 586 SM dan penghancuran Kuil ke 2 sang Romawi di tahun 70 M.

Shoʾah (“bencana”) ialah istilah yg https://www.hushhostelistanbul.com/ disukai oleh orang Israel dan Prancis, terutama sesudah film dokumenter film Claude Lanzmann tahun 1985 yg luar biasa berjudul itu.

Hal ini jua disukai oleh orang-orang yang berbicara bahasa Ibrani dan oleh mereka yang ingin lebih spesifik tentang pengalaman Yahudi atau yg tidak nyaman menggunakan konotasi kepercayaan berasal kata Holocaust. Kurang universal dan lebih spesifik, Shoʾah menekankan pemusnahan orang Yahudi, bukan totalitas korban Nazi.

Kata yg lebih khusus situs slot gacor jua dipergunakan sang Raul Hilberg, yang menyebut karya perintisnya The Destruction of the European Jews, dan Lucy S. Dawidowicz, yang memberi judul bukunya ihwal Holocaust The War Against the Jews. Sebagian beliau membagikan bagaimana Jerman berperang dua kali secara bersamaan: Perang dunia II serta perang rasial melawan orang-orang Yahudi.

Sekutu hanya berperang pada Perang global. istilah Holocaust asal asal bahasa Yunani holokauston, terjemahan dari istilah Ibrani olah, yang berarti korban bakaran yang dipersembahkan utuh kepada tuhan. istilah ini dipilih sebab dalam manifestasi akhir berasal acara penghilangan nyawa Nazi—kamp-kamp pemusnahan—tubuh para korban dibakar seluruhnya di krematorium dan api unggun.

Anti-Semitisme Nazi dan berasal-usul Holocaust

Bahkan sebelum Nazi berkuasa di Jerman di tahun 1933, mereka tidak merahasiakan anti-Semitisme mereka. di athun baru 1919 Adolf Hitler telah menulis, “Anti-Semitisme rasional, bagaimanapun, wajib menunjuk pada oposisi hukum yg sistematis.…Tujuan akhirnya wajib dengan teguh menyingkirkan orang-orang Yahudi sama sekali.”

Dalam Mein Kampf (“Perjuanganku”; 1925–27), Hitler berbagi lebih lanjut gagasan wacana orang-orang Yahudi menjadi ras jahat yg berjuang buat menguasai global.

Anti-Semitisme Nazi berakar pada anti-Semitisme kepercayaan serta ditingkatkan sang anti-Semitisme politik. untuk ini Nazi menambahkan dimensi lebih lanjut: anti-Semitisme rasial. Ideologi rasial Nazi mencirikan orang Yahudi menjadi Untermenschen (Jerman: “subhumans”). Nazi mendeskripsikan orang-orang Yahudi menjadi ras serta bukan menjadi grup agama.

Anti-Semitisme agama bisa diselesaikan dengan konversi, anti-Semitisme politik dengan eksodus. di akhirnya, nalar anti-Semitisme rasial Nazi mengarah di pemusnahan.