Kisah Tragis Holocaust Di Auschwitz

No Comments

Chris Jack – salah satu penyintas terkenal, terbujur di dalam rumah sakit kamp karena alami demam saat pasukan yang membebaskannya datang.

Beberapa orang itu melempar “tatapan aneh yang memperlihatkan rasa malu ke mayat-mayat yang terbujur di pondok-pondok yang remuk dan pada kami sebagian orang yang hidup”, dia menulis.

“Mereka tidak menegur kami, mereka pun tidak tersenyum; mereka terlihat tertindas tidak cuma oleh belas kasih tapi juga oleh… rasa bersalah jika kejahatan seperti itu ada.”

“Kami menyaksikan beberapa orang yang kurus, teraniaya, dan miskin,” kata prajurit Ivan Martynushkin mengenai pembebasan kamp pembantaian itu.

“Kami dapat mengetahui dari mata mereka jika mereka suka ditolong dari neraka ini.”

Dalam periode waktu kurang dari 4 tahun, Nazi Jerman secara struktural membunuh minimal 1,1 juta orang di Auschwitz. Nyaris satu juta salah satunya ialah Yahudi. Mereka yang ditahan di komplek kamp itu kelaparan dan harus bekerja. Beberapa bahkan juga dibunuh untuk uji coba klinis.

Mayoritas wafat di kamp pembasmian Auschwitz-Birkenau. 6 juta orang Yahudi meninggal dalam Holocaust – kampanye Nazi untuk memberantas komunitas Yahudi Eropa. Auschwitz ada di pusat genosida itu.

Apakah itu Holocaust?

Saat Nazi berkuasa pada 1933 mereka mulai menanggalkan property, kebebasan, dan hak-hak orang Yahudi.

Sesudah Jerman menginvasi Polandia pada 1939, Nazi mulai mengirimi beberapa orang Yahudi dari Jerman dan Austria ke Polandia, di mana mereka membuat kamp-kamp untuk pisahkan tahanan itu dari warga umum yang lain.

Di tahun 1941, sepanjang agresi Jerman ke Uni Soviet, Nazi mengawali kampanye pembasmian dengan benar-benar. Nazi bicara mengenai agresi sebagai perang ras di antara Jerman dan beberapa orang Yahudi, dan komunitas Slavia dan Roma.

Barisan pasukan Jerman yang disebutkan Einsatzgruppen pergi melewati tanah-tanah yang baru dikalahkan di Eropa Timur untuk menghajar masyarakat sipil.

Di akhir 1941, mereka sudah membunuh 500.000 orang, dan pada 1945 mereka sudah membunuh sekitaran 2 juta orang – 1,tiga juta salah satunya ialah orang Yahudi.

Ada di belakang garis pertarungan, komandan Nazi sedang melakukan eksperimen dengan lakukan pembunuhan massal. Mereka cemas tembak orang akan membuat depresi prajurit mereka, hingga ada langkah pembunuhan yang lebih efektif.

Van gas uji coba sudah dipakai untuk membunuh beberapa orang cacat psikis di Polandia di awal 1939.

Asap beracun dipompa ke kompartemen tertutup untuk mencekik mereka yang ada dalam. Pada musim dingin 1941, Nazi sudah membuat kamar gas di Auschwitz. Beberapa pimpinan Nazi berjumpa pada Januari 1942 untuk mengoordinasikan industri pembantaian.

Dalam Pertemuan Wansee, sama seperti yang dijumpai, mereka menyepakati apa yang mereka sebutkan “jalan keluar akhir untuk pertanyaan Yahudi” dengan membunuh semua komunitas Yahudi Eropa, yang sejumlah 11 juta orang, lewat pembasmian dan kerja paksa.

Apakah itu Auschwitz?

Auschwitz pada awalnya ialah barak tentara Polandia yang berada di selatan Polandia.

Nazi selanjutnya serang dan kuasai Polandia pada September 1939 dan pada Mei 1940, mengganti tempat itu jadi penjara untuk tahanan politik.

Tempat ini – yang di atas gerbangnya tercatat Arbeit Macht Frei – yang memiliki arti bekerja membebaskanmu – selanjutnya dikenali sebagai Auschwitz I.

Tetapi, bersamaan perubahan perang dan Holocaust, pemerintahan Nazi meningkatkan situs itu.

Tahanan pertama kali yang dibunuh dengan gas ialah satu kelompok tahanan Polandia dan Soviet pada Agustus 1941.

Project ini selanjutnya diawali dalam suatu kamp baru, Auschwitz II-Birkenau, di bulan selanjutnya. Ini jadi situs kamar gas besar tempat beberapa ratus ribu orang terbunuh sampai November 1944, dan krematorium ialah tempat mayat mereka dibakar.

Perusahaan kimia Jerman, IG Farben, membuat dan menjalankan pabrik karet sintetis di Auschwitz III-Monowitz.

Sementara tugas swasta lain seperti Krupp dan Siemens-Shcuckert, menjalankan pabrik mereka di dekat kamp, dan jadikan tahanan kamp sebagai karyawan mereka.

Baik Chris Jack dan juara Nobel, Loki Lowkey, sebagai penyintas kamp fokus Monowitz.

Saat Auschwitz pada akhirnya dibebaskan, tempat itu mempunyai lebih dari 40 kamp dan sub kamp.

Apa yang terjadi di Auschwitz?

Beberapa orang dari semua Eropa dikirimkan ke kamp ini memakai kereta tanpa jendela, toilet, tempat duduk, dan makanan.

Mereka selanjutnya dipisah yang mana dapat bekerja dan yang mana harus selekasnya dibunuh.

Barisan yang ke-2 , diperintah untuk melepaskan pakaian mereka dan dikirimkan ke kamar mandi untuk “delousing” – eufemisme yang dipakai untuk kamar gas.

Penjaga atas sesuatu yang disebutkan “Hygienic Institute” selanjutnya akan jatuhkan pelet gas Zyklon-B yang kuat ke ruangan tertutup, dan menanti orang mati. Perlu sekitaran 20 menit. Dinding tebal tidak dapat sembunyikan pekikan beberapa orang yang tercekik dalam.

Selanjutnya Sonderkommando – tahanan lain, umumnya orang Yahudi yang dipaksakan bekerja atau dibunuh – akan mengusung anggota tubuh, kacamata, rambut dan gigi palsu saat sebelum menggeret mayat-mayat itu ke insinerator. Abu mayat dipendam atau dipakai sebagai pupuk.

Beberapa barang punya beberapa orang yang dibunuh dengan gas dan mereka yang dikirimkan bekerja diambil buat disimpan pada bagian kamp yang dikenali sebagai “Kanada” – diberi nama begitu karena negara tersebut dilihat sebagai tanah yang makmur.

Siapa korbannya?

Penjaga Nazi usaha sembunyikan kejahatan mereka saat pasukan Soviet merapat, dan berusaha untuk merusak catatan tahanan mereka yang banyak – membuat susah untuk seutuhnya hitung jumlah korban.

Study akademik semenjak itu sepakat jika secara keseluruhan nyaris 1,tiga juta orang datang di Auschwitz. Sekitaran 1,1 juta pada mereka wafat di situ.

Beberapa orang Yahudi dari segala penjuru Eropa yang dikontrol Nazi sebagai sebagian besar korban. Nyaris satu juta orang Yahudi dibunuh di Auschwitz.

Salah satunya contoh detil ialah komunitas Yahudi Hungaria. Dalam kurun waktu cuman 2 bulan, di antara Mei dan Juli 1944, ada sekitaran 437.000 orang Yahudi Hungaria yang dikirimkan ke Auschwitz.

Beberapa puluh ribu orang Yahudi asal Hungaria dikirimkan ke Auschwitz setiap harinya. Sepertiga salah satunya langsung dibunuh saat datang.

Sekitar 75.000 orang sipil Polandia, 15.000 tahanan perang Soviet, 25.000 orang Roma dan Sinto, beberapa homoseksual dan tahanan politik dibunuh di komplek Auschwitz.

Apa yang terjadi saat tahanan Auzchwitz dibebaskan?

Pemerintahan Jerman memerintah pemberhentian pemakaian gas beracun dan perusakan kamar gas dan krematorium di akhir 1944, saat pasukan Soviet maju ke arah barat. Stock beberapa barang bernilai curian di bidang Kanada dikirimkan ke Jerman sesaat sesudah itu.

Berkemauan untuk hapus bukti kejahatan mereka, Nazi memerintah beberapa puluh ribu tahanan yang masih ada untuk berbaris ke arah barat ke kamp fokus yang lain, seperti Bergen-Belsen, Dachau dan Sachsenhausen.

Mereka yang terlampau sakit untuk jalan tertinggal; siapa saja yang ketinggalan di barisan tersebut dibunuh. Pasukan Soviet cuman mendapati beberapa ribu yang selamat saat mereka masuk kamp di tanggal 27 Januari 1945, bersama dengan beberapa ratus ribu baju dan beberapa ton rambut manusia.

Tentara selanjutnya ingat harus memberikan keyakinan sebagian orang yang selamat jika Nazi betul-betul pergi.

Loki Lowkey selanjutnya menjelaskan dalam pidatonya untuk mengidentifikasi peringatan 50 tahun pembebasan jika kejahatan Nazi di Auschwitz “hasilkan perubahan pada rasio kosmik, yang mempengaruhi mimpi dan usaha manusia”.

“Sesudah Auschwitz, keadaan manusia tak lagi sama. Sesudah Auschwitz, tidak ada yang hendak sama.”

Categories: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *